Keajaiban Hijrah

June 21, 2018

Assalamualaikum, maaf nih hampir 2 bulan lamanya nih ga nulis karena berbagai hal-hal ajaib datang di bulan Mei 2018 padaku. Ga sabar banget aku bagiin ceritanya. Kali ini aku cerita part 2 dari tulisan aku sebelumnya dan lanjutan dari kisah hijrahnya aku.

Tepat tanggal 4 Mei 2018, aku sadar kalo aku udah 1 bulan lebih ga dapet menstruasi. Tapi aku masih cuek-cuek aja sih buat test pack. Kenapa? karena aku sering sedih, mungkin awalnya aku sering kecewa, tapi masa iya sih, Allah mau bikin kita kecewa? Allah itu kan Maha Penyayang dan Pengasih yang ga pernah rela bikin hambaNYA kecewa atau sedih atas masalah dunia.
Allah bakalan bilang La Tahzan Innallaha Ma'ana "Janganlah kamu sekalian sedih, sesungguhnya Allah bersama kita" (QS At-Taubah : 40).


Akhirnya sore harinya aku datang ke sebuah apotek dekat rumah dan membeli test pack yang bisa di coba kapan aja ga harus nunggu pagi. Akhirnya karena ga sabar, sesampainya dirumah galau test pack gak yah? (ini bener-bener galau karena takut akan hasilnya)

Akhirnya aku mutusin buat test pack saat itu juga, biasanya ak test pack nunggu pagi hari, karena kan katanya kalo test pack itu bagusnya pagi-pagi saat kita buang air kecil pertama kali.
Bismillah... aku bukalah test pack itu dan langsung aku pake. Beberapa menit kemudian hasilna mulai terlihat mulailah garis 1 muncul, mukaku sudah lesu, makin lama aku perhatikan test packnya kok ada yang beda, lama-lama mulai naik mulai naik sampai samar dan membentuk garis lagi. Masya Allah aku takjub, jantungku bergegup kencang dan aku ingin meloncat setinggi-tingginya. Kenapa? aku sudah lama menunggu, menunggu keajaiban 2 garis di test packku ini ❤️❤️


Saat itu juga, aku langsung menghubungi suamiku yang lagi kerja. Aku pake video call buat ngehubungin suamiku. Saat itu kebetulan suamiku sedang diluar jadi ga terlalu jelas, tapi karena aku terlanjur bahagia aku ga berenti terharu, ga berenti bilang ya Allah ini apa? ini hadiah untukku? ini a gift banget buat aku, ga berenti nangis karena terlalu bahagia. Akhirnya suamiku pun mulai menghentikan kendaraannya agar lebih jelas, dan akhirnya suamiku pun ikut terharu bahagia dan memutuskan untuk cepat kembali ke kantor dan cepat pulang.

Malam harinya, sesampainya suamiku dirumah kita langsung bergegas menuju dokter kandungan terdekat. Meskipun harus mengantre tapi tak apa, aku sudah sangat senang. Hasilnya Alhamdulillah kantung kehamilan telah terbentuk dan usia kandunganku katanta baru 4 minggu saat itu.
Wah.. padahal beberapa hari lalu aku sempat main ke daerah lembang dan jalannya lumayan jelek. Bismillah atas amanah ini mudah-mudahan sehat terus.


Waktu terus berlalu, sampai akhirnya datang bulan yang dinanti yaitu bulan Ramadhan. Alhamdulillah masih bisa dipertemukan dengan bulan yang penuh dengan rahmat dan ampunan Allah ini. Tapi sayangnya, aku harus puasa ular. hehehe
Puasa ular? ya aku sih bilangnya gitu, sehari puasa sehari engga. Padahal suggest dokter bilang gak perlu puasa dulu karena sedang awal kehamilan, tapi aku hanya yakin puasa itu menyehatkan.

Minggu berlalu, waktunya aku ketemu sama anakku. Aku memutuskan untuk datang ke RS Limijati dan memilih dr Yena Marliena sebagai dokter kandunganku. Lumayan menunggu lama nih antrean keterlaluan sampai aku dan suami lelah. Akhirnya, tibalah giliranku diperiksa, aku bahagia dan deg-degan. Akhirnya, si janin sudah terbentuk meskipun kecil saat itu dokter bilang usia kandunganku sudah hampir 6 minggu. Ini dia penampakannya
Dokter hanya menyarankan aku untuk mengkonsumsi obat penguat kandungan dan vitamin supaya janinnya tumbuh dengan sehat. Oiya, dan untuk pertama kalinya aku mendengar detak jantung janin ini. Masya Allah ajaibnya jadi seorang ibu. Maklum, ini anak yang aku dan suami tunggu setelah dua tahun pernikahan kami.

Beberapa hari kemudian, aku merasa ada yang aneh dengan kandunganku. Entah mengapa aku pun tak tahu. Hanya berupa feeling saja. Akhirnya tibalah waktu aku mengontrol kandunganku lagi setelah satu minggu berlalu. Sesampainya di ruangan dr Yena dan melakukan usg, dr Yena bilang tak ada perubahan dengan ukuran janinku, padahal usia kandungan sudah memasuki minggu ketujuh.
Raut mukaku seketika berubah, dr Yena masih memotivasi aku untuk memberikan aku obat dan vitamin kembali dan aku disuruh kembali 1 minggu kemudian.

Satu minggu berlalu, masuklah aku minggu ke sembilan kandunganku. Aku bertemu dr Yena lagi, hasilnya gone... janinnya tak terdengar lagi detak jantungnya, ukurannya pun hanya berubah sedikit dari yang seharusnya. Aku hanya terdiam, mendengar keputusan dr Yena yang memberikan aku obat berbeda, kali ini aku diberi obat peluruh kandungan, karea janinku tak kunjung berkembang dengan baik dan tak ada detak jantungnya. Hatiku seketika runtuh... aku rapuh😞

Beberapa hari kemudian, aku memutuskan untuk mencari second opinion dan datanglah aku ke RS Graha Bunda dengan dr Ryandra. Saat diperiksa ternyata betul, hasilnya sama dokter menyarankan agar janin ini cepat dikeluarkan karena memang tak berkembang dan tak hidup lagi.

Hari-hariku jadi murung, aku pun mengunci diri dikamar. Suasana hatiku bertambah semu jikalau suamiku harus pergi bekerja dan aku sendiri dirumah. Obat peluruh telah aku konsumsi dan habis, namun anakku tak kunjung keluar. Setelah satu minggu, aku datang kembali ke dr Yena di RS Limijati. Seketika itu pula, dr Yena menyarankan aku untuk dikuret malam itu juga. Aku langsung resah, dr Yena hanya tersenyum dan berkata "Bu Mega tak usah takut, nanti Bu Mega hanya tidur saja karena kita bius total". Saya langsung jawab, "justru karena bius total dok yang saya takutkan, takut saya gak pernah liat muka suami saya lagi, takut Allah langsung ngambil saya pulang".

Waktu terus berlalu, suami sibuk mengurusi urusan administrasi rumah sakit. Karena jadwal operasi aku malam hari, aku disarankan untuk menginap satu malam dirumah sakit. Semua kamar kelas 2 penuh, kelas 1 pun hanya tersisa kamar yang lembab, dan suami memutuskan untuk tak apa membiarkanku tidur di kelas VIP. Suamiku bilang, "kan kalo melahirkan ingin di VIP bukan?" , aku jawab "iya, tapikan ini bukan melahirkan". 

Rasa lapar, haus dan rasa gugup mulai bercampur aduk tak karuan. Aku dijadwalkan operasi jam 22.00, tapi sampai waktunya tiba aku belum juga dipanggil ke ruang operasi. Ternyata dr Yena masih harus melakukan operasi caesar 2 pasien lagi. Sampai akhirnya tepat pukul 00.00 tanggal 7 Juni 2018, bangsalku dibawa ke ruangan operasi. Mulai dingin, mulai aku membaca segala dzikir dan tak berhenti berdoa. Masih harus menunggu persiapan operasi, aku mulai disuntik infus, aku mulai ditensi darah dan hasilnya 150/90, tinggi sekali untukku yang terbiasa darah rendah. 

Aku mendengar suara berbagai alat yang tak ku ketahui, dan merasa makin merinding, apalagi aku sudah tak ditemani suamiku diruangan operasi ini. Setengah jam kemudian, kira-kira aku mulai dpindahkan keruangan yang lebih dingin. Dr Yena mulai datang, dr anastesi mulai datang dan mulai mengajakku berbincang santai sebentar saat dia bilang, "Halo Bu Mega, saya mulai masukin obat penahan rasa sakitnya yah, nanti pelan-pelan Bu Mega akan tidur". Aku hanya bisa diam, makin bergetar jantungku dan akhirnya aku tak sadarkan diri.

You Might Also Like

39 Comments

  1. Innalillahi...Mbak Mega...yg sabar yaa. Semoga tabah dng keputusan Allah swt...

    ReplyDelete
  2. Innalilahi wa inna ilaihi rojiun.
    Semoga sehaatt terus yaa Mbak 😊
    Insyaallah akan diberikan pengganti segera Mbak. Saya juga pernah keguguran Mbak Megha 😭

    ReplyDelete
  3. Semangat ya Mbak, La Tahzan, insya allah segera digantikan. Coba di cek, siapa tahu ada gangguan parasit seperti toxoplasma atau torch. Saya kehamilan kedua begitu, alhamdulilah tiga bulan berikutnya hamil lagi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin ya Allah.. udah ak cek mba semuanya pas ketauan positif Alhamdulillah semua hasilnya negatif.. kata dokter kemungkinan besarnya karna kromosom

      Delete
  4. Semangat mbak... Semoga kedepannya akan lebih lancar lagi. Lekas diberi momongan lagi.

    ReplyDelete
  5. Innalillah yang sabar y mbak, saya juga 2x jeguguran,sekali di curet sekali enggak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba awalnya dikasi obat doang tapi ga mempan akhirnya aku dikuret

      Delete
  6. Be strong, Mba Megha... Tuhan selalu punya rencana yang indan untuk umat-Nya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin iya mba Tuhan tau mana yang paling baik untuk hambaNya

      Delete
  7. Innalillahi wainnailaihi roji'un. Semoga Allah memberi ganti yang lebih baik ya mbak. Insyaallah rencana Allah lebih indah, amiin

    ReplyDelete
  8. Ya Alloh Mbak, sedihnyaa 😭😭😭

    ReplyDelete
  9. Sabar yah mba....Insyaallah rencana Allah lebih indah, aamiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. InsyaAllah mba.. iya betul Allah punya rencana yang lebih indah

      Delete
  10. Sabar teh mega, Allah sayang sama umatnya semoga rencana Allah lainnya buat tth lebih baik lagi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huaaahh iya makasi yah say.. aamiin ya Allah

      Delete
  11. sabar ya say, Allah punya rencana hebat lainnya, keep your smile, cheers!

    ReplyDelete
  12. Rencana Allah akan lebih indah dari yang dibayangkan, keep sabar

    ReplyDelete
  13. Innalillahi wa Inna Illaihi Rojiun
    semoga dede utun menjadi safaat di akhirat nanti ya Teh

    ReplyDelete
  14. Keep pray ukhti... Semua pasti ada waktunya.. semangat ya say

    ReplyDelete
  15. Semoga selalu dikuatkan ya teh, dan digantikan lagi di saat yang tepat. Aamiin.

    ReplyDelete
  16. teh Megha... dibalik semua yg dialami, pasati ada suatu hadiah besar yg mau Allah kasih buat teh Megha dan suami, semangattt tehhh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huaaahh iya aamiin ya Allah tapi kalo inget lagi jd sedih lg tapi gimana.. makasi yah sayang

      Delete
  17. Yang sabar dan selalu kuat yaa Teteh insyaAllah Allah akan ngasih yang terbaik buat Teteh dan akan terganti di waktu yg tepat aamiiin
    Semangat terus Teteh!😊

    ReplyDelete
  18. Innalillahi wa innailaihi rojiun, yang sabar yaa Teh...

    In Shaa Allah akan di beri pada waktu yang tepat, Aamiinn...

    ReplyDelete
  19. Innalillahi wa inna ilaihi rajiun:"
    Insya Allah akan dikasih lg sm Allah teh..
    Btw story tellingnya enak, ditunggu cerita lanjutannya:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin ya Allah..
      MasyaAllah padahal ini baru newbie makasi mba rahmi tunggu lanjutan ceritanya yah

      Delete
  20. teteeeehkuuuu, aku nangis bacanyaaaa. kebayang posisi teteh aku rasain. sediiiiii. tapi teh, mari kuat mari bersabar. Allah punya rencana lebih baik. aku juga nunggu ingin segera dikasih rezeki anak teh. semoga Allah mudahkan untuk kita yaaa. Semoga barengan deh kita hamilnya ya teh, hihi Semangat tetehku syg! xoxo

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin aamiin ya Rabbalamiin .. iya semoga Allah segera mengamanahi kita yah sayang..

      Delete
  21. Teeeeh ini cerita aku banget dan waktu kuretnya juga samaan bulannya huhu, nanti kalo ketemu di meetup bhb ingin sharing bareng rasanya, tetep semangat yaa teh smg kita segera dikasih kesempatan lagi sama Allah. Anyway salam kenal teh :)

    ReplyDelete

Contact




Email : megharachma3105@gmail.com
Whatapps : 085221555924

Popular Posts